Tampilkan postingan dengan label UNNES. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNNES. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 Oktober 2010
Selasa, 31 Agustus 2010
Mahasiswa Unnes Menolak Berseragam

Semarang, CyberNews. Aneka macam bentuk protes dilayangkan sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), menentang kebijakan baru yang diambil Rektor, Prof Dr Sudijono Sastroatmodjo MSi, untuk menyeragamkan pakaian mahasiswa baru.
Di antara bentuk protes, sejumlah mahasiswa dan alumni kampus yang menyatakan diri sebagai kampus konservasi itu membentuk grup di laman jejaring sosial Facebook. Grup "Facebooker UNNES Tolak SERAGAMISASI MAHASISWA" yang diluncurkan pada Jumat (27/8) lalu itu, saat ini telah diikuti 112 facebookers. Para anggota grup umumnya mempertanyakan alasan penyeragaman yang dinilai memberangus kebebasan berekspresi dan merupakan bentuk otoriterisme pejabat kampus.
Para anggota grup ini melancarkan protes bukan hanya dalam bentuk komentar di dinding Facebook. Lebih dari itu, ada beberapa di antara mereka yang menuangkan kegelisahan itu dalam bentuk esai panjang dan lagu.
Selain grup yang digawangi Bambang Malang itu, ada juga grup serupa yang juga menolak pemberlakuan seragam bagi mahasiswa Unnes. Grup "Gerakan Alumni UNNES Peduli: TOLAK PAKAIAN SERAGAM DI UNNES", yang dibuat oleh Hernawan Bagaskoro Abid sekitar delapan jam lalu itu hingga Senin (30/8) pukul 23.37 WIB, telah diikuti 55 anggota.
Aturan mengenai pemakaian seragam telah ditetapkan melalui Peraturan Rektor No 14 Tahun 2010 Tanggal 13 Agustus 2010 tentang Etika Berpakaian, Bersepeda dan/Berjalan Kaki Bagi Mahasiswa di Dalam Lingkungan Unnes. Dalam aturan tersebut, disebutkan mahasiswa diwajibkan memakai seragam Pramuka, hitam-putih, dan batik atau lurik.
sumber : Suara Merdeka
Minggu, 29 Agustus 2010
Free download Lagu Bambang Malang
Dapat di download di http://www.4shared.com/audio/M56SLi4d/Bambang_Malang_MP3_Narendra_FH.html
Kamis, 19 Agustus 2010
Reformasi Mahasiswa Baru
OSPEK ( Orientasi studi & Pengenalan kampus )>>> OKKA ( Orientasi Kehidupan Kampus ) >>> PPA ( Pengenalan Program Akademik ).
dari masa kemasa sistem daripada penerimaan mahasiswa baru selalu berubah dari dulu yang namanya OSPEK sampai sekarang PPA. dari reformasi sistem tersebut yang paling berperan adalah Lembaga Kemahasiswaan dimana mereka bersentuhan langsung dengan mahasiswa baru. Dari situlah nantinya ditentukan para Mahasiswa pergerakan di dalam maupun luar kampus, karena doktrin awal yang diterima kawan mahasiswa baru akan menjadi dasar/landasan pola pemikiran mereka terhadap Organisasi. Roda lembaga Kemahasiswaan tak selamanya berputar tanpa adanya regenerasi & pengkaderan secara kontinue, hal tersebut dapat mulai terlihat dari awal yaitu ketika OSPEK/OKKA/PPA. Tetapi dengan sistem yang seperti sekarang saya rasa Regenerasi akan terasa sangat susah karena di awal segala konsep diatur oleh birokrat dengan mempekerjakan para panitia/fungsionaris lembaga kemahasiswaan. Dengan hal seperti itu sangat sempit ruang Lembaga Kemahasiswaan untuk melebarkan sayap/regenerasi.
Tetapi semua hal pasti ada sisi baik & buruknya.
Kita lihat OSPEK dengan kerasnya panitia,hal tersebut akan berimbas pada pembentukan mental para mahasiswa baru, mental kawan2 dari awal dihadapkan dengan perlawanan. Hal ini akan membentuk karakteristik mahasiswa yang kritis dan peduli dengan Organisasi, maka Roda pengkaderanpun berputar. Tetapi di OSPEK juga ditemukan banyak pelanggaran HAM, karena panitia terlalu kreatif maka mahasiswa baru merasa hidup mereka tersita untuk mempersiapkan segala pernak pernik aneh yang dibebankan kepada mereka untuk OSPEK.
didalam transformasi Penerimaan mahasiswa baru kita juga mjumpai sebuah sistem dengan nama OKKA ( Orientasi Kehidupan kampus ). Sistem OKKA hampir mirip dengan OSPEK hanya mengenai kekerasan dikurangi dan penambahan materi pengenalan akademik.
sistem yang terakhir adalah sistem yang masih bisa kita jumpai hari ini,sistem terbaru dari birokrat dengan nama PPA (Program Pengenalan Akademik ), disini sudah tidak diperkenalkan&tidak diperkenankan adanya kekerasan baik fisik maupun mental (pembentakan), sistem ini dipercaya birokrat adalah sistem yang paling ampuh dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa karena dari awal mereka akan dikenalkan dengan beragam akademik. Tetapi sistem ini akan mengekang Lembaga kemahasiswaan dalam pengkaderan karena jelas ruang gerak mereka akan sangat terbatas walaupun yang dilapangan adalah mereka.
itulah sekilas mengenai Reformasi dunia Mahasiswa
dari masa kemasa sistem daripada penerimaan mahasiswa baru selalu berubah dari dulu yang namanya OSPEK sampai sekarang PPA. dari reformasi sistem tersebut yang paling berperan adalah Lembaga Kemahasiswaan dimana mereka bersentuhan langsung dengan mahasiswa baru. Dari situlah nantinya ditentukan para Mahasiswa pergerakan di dalam maupun luar kampus, karena doktrin awal yang diterima kawan mahasiswa baru akan menjadi dasar/landasan pola pemikiran mereka terhadap Organisasi. Roda lembaga Kemahasiswaan tak selamanya berputar tanpa adanya regenerasi & pengkaderan secara kontinue, hal tersebut dapat mulai terlihat dari awal yaitu ketika OSPEK/OKKA/PPA. Tetapi dengan sistem yang seperti sekarang saya rasa Regenerasi akan terasa sangat susah karena di awal segala konsep diatur oleh birokrat dengan mempekerjakan para panitia/fungsionaris lembaga kemahasiswaan. Dengan hal seperti itu sangat sempit ruang Lembaga Kemahasiswaan untuk melebarkan sayap/regenerasi.
Tetapi semua hal pasti ada sisi baik & buruknya.
Kita lihat OSPEK dengan kerasnya panitia,hal tersebut akan berimbas pada pembentukan mental para mahasiswa baru, mental kawan2 dari awal dihadapkan dengan perlawanan. Hal ini akan membentuk karakteristik mahasiswa yang kritis dan peduli dengan Organisasi, maka Roda pengkaderanpun berputar. Tetapi di OSPEK juga ditemukan banyak pelanggaran HAM, karena panitia terlalu kreatif maka mahasiswa baru merasa hidup mereka tersita untuk mempersiapkan segala pernak pernik aneh yang dibebankan kepada mereka untuk OSPEK.
didalam transformasi Penerimaan mahasiswa baru kita juga mjumpai sebuah sistem dengan nama OKKA ( Orientasi Kehidupan kampus ). Sistem OKKA hampir mirip dengan OSPEK hanya mengenai kekerasan dikurangi dan penambahan materi pengenalan akademik.
sistem yang terakhir adalah sistem yang masih bisa kita jumpai hari ini,sistem terbaru dari birokrat dengan nama PPA (Program Pengenalan Akademik ), disini sudah tidak diperkenalkan&tidak diperkenankan adanya kekerasan baik fisik maupun mental (pembentakan), sistem ini dipercaya birokrat adalah sistem yang paling ampuh dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa karena dari awal mereka akan dikenalkan dengan beragam akademik. Tetapi sistem ini akan mengekang Lembaga kemahasiswaan dalam pengkaderan karena jelas ruang gerak mereka akan sangat terbatas walaupun yang dilapangan adalah mereka.
itulah sekilas mengenai Reformasi dunia Mahasiswa
Jumat, 13 Agustus 2010
Perlengkapan OKPT

Perlengkapan Yang Perlu diBawa Setiap Masing- Masing Peserta OKPT UNNES 2010:
1. Memakai Pakaian Pramuka Lengkap
-Seragam Pramuka
-Hasduk
-Kaos Kaki Hitam
-Sepatu Vantovel
-Diharapkan juga membawa topi baret(putra) dan rimba(putri)
2. Membawa Obat- Obatan Pribadi
3. Membawa Perlengkapan Shalat
4. Membawa Alat Tulis
Informasi OKPT UNNES 2010

REKA KERJA
ORIENTASI KEPRAMUKAAN PERGURUAN TINGGI
GUGUSDEPAN KOTA SEMARANG 14.111 – 14.112
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
Kompleks Gedung UKM UNNES, Sekaran, Gunung Pati, Semarang
E-mail racana_wijaya@yahoo.com
NAMA KEGIATAN
Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi (OKPT) Gugusdepan Kota Semarang 14.111 – 14.112 Universitas Negeri Semarang Tahun 2010
DASAR PELAKSANAAN
1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.
2. S.K. bersama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Dirjen Dikti Depdiknas no 21 Tahun 1981 dan No 47/DJ/Kep/1980 Tentang Kerjasama dalam Usaha Pembinaan Kepramukaan dan Pengembangan Pendidikan Kepramukaan di Gugusdepan yang Berpangkalan di Perguruan Tinggi.
3. S.K. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 080 tahun 1988 tentang Pola Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak Pandega.
4. Pragram kerja Dewan Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 Universitas Negeri Semarang masa bakti 2010.
TUJUAN KEGIATAN
1. Memberikan pengetahuan dan informasi tentang Paradigma Pramuka di Perguruan Tinggi pada umumnya dan Universitas Negeri Semarang pada khususnya.
2. Mengembangkan potensi, bakat, dan minat kepramukaan peserta Orientasi Kepramukaan Perguruan Tinggi Universitas Negeri Semarang.
3. Mengembangkan kepramukaan Universitas Negeri Semarang.
4. Sebagai wadah pembinaan Pramuka Pandega dan Kader Pembina yang berkualitas.
5. Memajukan Gerakan Pramuka Indonesia.
WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Hari, tanggal : Sabtu, 21 Agustus 2010
Pukul : 09.00-18.00 WIB
Tempat : Auditorium dan Fakultas masing – masing/Guguslatih se-Universitas Negeri Semarang
Pakaian : Seragam pramuka lengkap ( Seragam Pramuka dengan Setangan Leher Merah Putih, bersepatu dan berkaus kaki Hitam, Baret/Topi rimba : Opsional )
PESERTA
1. Peserta OKPT adalah semua mahasiswa baru UNNES tahun akademik 2010/2011
2. Mahasiswa lama yang belum mengikuti OKPT.
TM
Technical meeting OKPT tahun 2010 dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Technical Meeting PPA di fakultas masing – masing.
PEMATERI / PEMBICARA / INSTRUKTUR
1. Pembina Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112.
2. Dewan Racana Wijaya Gugusdepan Kota Semarang 14.111-14.112 UNNES.
INFO LEBIH LANJUT
Keterangan lebih lanjut silahkan datang ke sanggar bakti Racana Wijaya kompleks Gedung UKM UNNES Sekaran Gunungpati Kota Semarang, Cp. 085742952337 (Ka. Racana 14.111), 085729023401 / 081327957731 (Ka. Reka kerja OKPT) .
Semarang, Juli 2010
Gudep Kota Semarang 14.111-14.112 Racana Wijaya
Universitas Negeri Semarang Gudep Kota Semarang 14.111-14.112
Ketua Gudep 14.111 selaku Universitas Negeri Semarang
Pendamping UKM Pramuka UNNES Ketua Racana Wijaya 14.111
Drs. Wagiran M. Hum. Didik Susanto
NIP. 1967031319930301002 NIM. 4101407054
sumber : Racana Wijaya UNNES GUDEP 14.111-14.112 Kota Semarang
Langganan:
Postingan (Atom)